Beranda » Uncategorized » Apa Itu Nyepi dan 7 Fakta Menarik Lainnya

Hari Nyepi jatuh pada Rabu 25 Maret 2020 sampai Kamis 26 Maret 2020. Nyepi merupakan tahun baru Saka atau penanggalan versi Bali. Untuk mengawali tahun baru, umat Hindu Nusantara (berpusat di Bali dan Tengger) tidak merayakan dengan gegap gempita, melainkan dengan menyepi. Inilah asal usul nama Nyepi karena kegiatan yang dilakukan umat Hindu Bali saat Nyepi adalah mendekatkan diri kepada Tuhan dan introspeksi diri sendiri dalam keadaan yang sunyi. Berikut adalah tujuh fakta menarik soal perayaan Nyepi, khususnya di Bali:

  1. H-2 Hari Nyepi

Dua hari sebelum hari Nyepi, umat Hindu melaksanakan upacara Melasti. Di upacara ini, umat hindu Bali akan melaksanakan sembahyang di laut. Aneka sarana persembahyangan diarak dari pura ke pantai. Di Selatan Bali, salah satu pantai yang bisa dikunjungi untuk melihat prosesi ini adalah Pantai Sanur. Di sisi Timur Bali, Anda bisa mampir ke Pantai Candidasa atau Pantai Klotok.

  1. H-1 Hari Nyepi

Satu hari sebelum Nyepi disebut Tawur Kesanga atau Mecaru. Di hari ini juga berlangsung Ngerupuk yang identik dengan pawai ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh adalah boneka raksasa terbuat dari bubur kertas dan rangka bambu. Karena ukuran dan beratnya, ogoh-ogoh harus diangkat beramai-ramai. Untuk wisatawan juga bisa turut serta mengarak ogoh-ogoh keliling desa dimulai dari balai banjar.

  1. Hari Nyepi

Nyepi dilaksanakan 24 jam, biasanya dimulai pukul 06.00 pagi hingga 06.00 pagi keesokan harinya. Umat Hindu Bali melaksanakan empat pantangan atau Catur Brata. Terdiri dari Amati Karya yakni tidak boleh melakukan kegiatan fisik selain untuk penyucian jiwa, Amati Lelungan tidak boleh keluar rumah atau bepergian, Amati Lelanguan yakni tidak boleh mencari hiburan, dan Amati Geni yakni tidak boleh menyalakan api.

  1. H+1 Nyepi

Satu hari setelah Nyepi disebut sebagai Ngembak Geni. Warga Bali bersilaturahmi ke sanak saudara. Salah satu tradisi yang seru di Hari Ngembak Geni adalah ritual Med-Medan atau dikenal pula Omed-Omedan Pergilah ke Desa Sesetan di Denpasar, wisatawan dapat menemui muda-mudi Bali yang berciuman secara bergantian. Prosesi ini begitu ramai dan riuh. Walau terkesan meriah, warga setempat memandangnya sebagai ritual sakral untuk menolak bala yang sudah dijalankan secara turun-temurun.

  1. Nyepi Waktu Istirahatnya Pulau Bali

Uniknya Nyepi juga menjadi waktu bagi seisi pulau Bali beristrahat. Tidak hanya berlaku untuk warga lokal, Catur Barata seperti tidak boleh bepergian juga harus ditaati wisatawan. Saat Nyepi transportasi baik di udara, darat, dan laut pantang untuk beroperasional. Kecuali mobil Ambulans atau Kepolisian jika terjadi kejadian darurat atau berbahaya.

  1. Digital Detox Satu Pulau

Sejak 2018, majelis keagamaan di Bali meminta operator seluler dan internet mematikan internet selama satu hari. Hal ini disetujui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahun ini kebijakan ini tetap berlanjut, menjadikan digital detox atau istirahat dari internet selama satu hari penuh untuk satu pulau terjadi. Ini adalah salah satu kejadian langka di dunia. Internet masih dapat dioperasikan di kantor polisi dan rumah sakit.

  1. Nyepi Salah Satu Momen Terbaik di Bali

Jika ingin merasakan Bali yang berbeda dari biasanya, Nyepi adalah momen yang tepat. Langit Bali terkenal cerah dan bertabur bintang ketika hari Nyepi. Selain itu suasana spiritual dengan keheningan yang mumpuni membuat Bali menjadi lokasi tepat bagi wisatawan untuk refleksi diri.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.